Selasa, 20 Juli 2010

JAWABAN SEBUAH DOA


Seorang wanita sedang bekerja ketika ia menerima telepon bahwa anak perempuannya sakit karena demam. Ia meninggalkan pekerjaannya dan mampir di apotek untuk membeli obat untuk anaknya.

Ketika kembali ke mobilnya, ia menyadari bahwa kunci mobilnya tertinggal dalam mobil. Padahal ia terburu-buru pulang untuk melihat keadaan anaknya yang sakit.

Ia tak tahu apa yang harus dilakukan, jadi ia menelepon rumah dan mengatakan apa yang terjadi kepada pengasuh anaknya, bahwa ia tak tahu apa yang harus dilakukannya. Si pengasuh anak berkata bahwa keadaan anaknya bertambah buruk.

Ia berkata, "Carilah sepotong besi dan pakailah untuk membuka pintu mobil."

Wanita itu mencari-cari dan menemukan besi tua berkarat yang telah dibuang, mungkin oleh orang yang kunci mobilnya juga tertinggal di dalam mobil. Kemudian ia mengamati besi itu dan berkata, "Aku tidak tahu bagaimana menggunakannya."

Jadi ia menunduk dan mohon agar Tuhan memberikan pertolongan. Dalam lima menit, sebuah mobil tua rongsok yang dikendarai oleh pria dekil, kotor, dan berjanggut yang mengenakan ikat kepala lusuh bergambar tengkorak, menepi.

"Apakah ia yang Kau kirim untuk membantuku?" pikir wanita itu. Tapi, ia putus asa, jadi ia sangat bersyukur atas siapapun yang dikirim Tuhan.

Pria itu keluar dari mobilnya dan menawarkan bantuan. Wanita itu berkata, "Ya, anakku sakit. Aku mampir ke apotek untuk membeli obat dan kunci mobilku ketinggalan di dalam mobil. Aku harus segera pulang. Tolong, bisakah kamu menggunakan besi ini untuk membuka pintu mobilku?"

Pria itu berkata, "Tentu saja." Ia menghampiri mobil itu dan kurang dari semenit, pintu mobil itu terbuka.

Wanita itu memeluk si pria dan sambil menagis ia berkata, "Terima kasih banyak! Kamu orang yang sangat baik."

Si pria menjawab, "Nyonya, saya ini bukan orang baik, saya baru saja keluar dari penjara hari ini. Saya dipenjara karena pencurian mobil dan baru saja menghirup udara segar selama sekitar satu jam."

Si wanita itu memeluk pria itu lagi dan dengan air mata yang mencucur, ia berteriak keras, "Oh, terima kasih, terima kasih, Tuhan! Engkau bahkan mengirimkan seorang yang profesional dalam hal ini."





Catatan harian Seorang Perempuan

Pada usia 14 tahun, ada cowok yang pedekate, sungguh lelah ngumpet darinya.
Pada usia 24 tahun, tak ada yang pedekate, sungguh lelah memikirkannya.

Cowokku pura-pura mabuk dan mengajakku pulang ke rumahnya, sungguh lelah menolaknya.
Cowokku bener-bener mabuk dan muntah di lantai, sungguh lelah membersihkannya.

Ada yang pinjem uang sama cowokku, aku takut mereka tak bayar, sungguh lelah mencemaskannya.
Cowokku pinjem uang dengan orang lain, sungguh takut orang lain menagih utang padaku, tambah lelah mencemaskannya.

Melahirkan anak laki-laki takut anakku mirip ayahnya yang ngga punya masa depan, mengurusnya sungguh lelah.
Melahirkan anak perempuan, takut dia tertipu seperti ibunya, sama lelahnya.

Waktu suami lagi kere, tiap hari harus irit, sungguh lelah.
Waktu suami lagi banyak uang, takut dia di luar belajar yang tidak-tidak, sungguh lelah.

Suami terlalu ganteng, di jalanan selalu ada cewek yang curi-curi pandang, aku lelah.
Suami terlalu jelek, setiap keluar di jalan, sungguh lelah harus menjelaskan ke orang-orang kalo dia bukanlah supirku

LELAKI MEMANG MENYUSAHKAN !!!!

Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cinta padanya.
Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.

Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk menggodanya.
Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.

Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala.
Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.

Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka.
Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.

Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu.
Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.

Jika kamu beritahu dia masalahmu, dia bilang kamu menyusahkan.
Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.

Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh baginya.
Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.

Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya.
Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.

Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar !!!
Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, WUIIHHH..!

Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam.
Tapi jika dia yang menyakitimu, dia bilang itu hanya karena kamu terlalu
sensitif dan terlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!

Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau ini tidak benar.
Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka, kamu akan kehilangan
kesempatan untuk mengatakan mereka egois!!!

Jadi.. Jadi..... kirimkan ini pada semua teman lelakimu di luar sana .....
dan juga pada semua teman cewekmu untuk berbagi tawa bersama.....




Salah Sambung

Orang tua Dewi Niluh heran ngeliat anak gadisnya yang betah banget ngobrol di telepon.
Kadang-kadang si Dewi sampe lupa mandi gara-gara ngebelain untuk ngobrol di telepon.

Pada suatu hari, saat mereka sekeluarga sedang makan siang dimeja makan, tiba-tiba telepon berdering dan tanpa basa-basi si Dewi langsung melompat lari mo ngangkat tuh telepon.

Setelah setengah jam, si Dewi kembali kemeja makan.

Orang tua Dewi jadi heran dan saling pandang karena biasanya tuh anak paling sebentar 2 jam baru selesai ngobrolnya.

"Kok tumben Dew, cuma setengah jam... siapa tadi yang nelpon?" tanya mamanya

"Tau' tuh salah sambung....." jawab Dewi Niluh polos
(oooo..oW)










Balada Uang 1.000 dan 100.000

Konon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda.

Keduanya sama-sama dicetak di PERURI dengan bahan dan alat-alat yang sama. Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik.

Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu bertemu kembali di dompet seseorang dalam kondisi yang berbeda.

Uang seratus ribu berkata pada uang seribu :"Ya, ampuunnnn... .......darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, kok kamu sudah lusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan..... bau! Padahal waktu kita sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan ..... Ada apa denganmu?"

Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata : "Ya, beginilah nasibku, kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh dengan darah dan tahi ayam. Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamen sebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg saya berpindah ke kantong tukang nasi uduk. Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremas-remas. ......"

Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin.: "Wah, sedih sekali perjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yang bagus dan harum. Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm... dompetnya harum sekali...
Setelah dari sana, aku lalu berpindah-pindah, kadang-kadang aku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroom mobil mewah, di tempat arisan ibu-ibu pejabat, dan di tas selebriti. Pokoknya aku selalu berada di tempat yang bagus. Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu. Dan...... aku jarang lho ketemu sama teman-temanmu. "

Uang seribu terdiam sejenak. Dia menarik nafas lega, katanya :
"Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yang nyaman.Tapi ada satu hal yang selalu membuat saya senang dan bangga daripada kamu!"
"Apa itu?" uang seratus ribu penasaran.

"Aku sering bertemu teman-temanku di kotak-kotak amal di masjid, gereja atau di tempat-tempat ibadah lain. Hampir setiap minggu aku mampir di tempat-tempat itu. Jarang banget tuh aku melihat kamu atau teman kamu disana....."






Peramal Indian yang Jitu

Beberapa orang kru film sedang syuting disebuah lokasi di tengah gurun. Suatu hari seorang Indian tua mendatangi sutradara nya dan bilang,
" Besok hujan akan turun ."
Besoknya hujan turun. Seminggu kemudian, Indian tua itu mendatangi sutradara nya lagi dan bilang, "Besok akan ada badai." Besoknya badai pun datang. "Orang Indian tua itu sangat luar biasa " kata si sutradara.
Dia katakan kepada sekretarisnya untuk menyewa saja Indian tua itu untuk meramal cuaca sampai syuting yang masih tersisa selesai.
Sejauh itu, setelah beberapa hari ramalannya selalu tepat, tiba tiba Indian tua itu tak muncul lagi selama dua minggu. Akhirnya si sutradara mendatangi rumah si Indian tua itu. " Besok kami akan syuting adegan yang sangat penting " kata si sutradara, " Dan kami sangat tergantung kepada
anda, seperti apa kira kira cuacanya besok hari".
Si Indian tua angkat bahu " Nggak tahu " katanya. " Radio saya lagi rusak ".




Dua Orang yang Mati

Ada dua orang yang sudah mati ditanya malaikat penjaga gerbang sebelum masuk ke alam baka.

Malaikat: Kenapa kamu ada di sini?

Orang 1: "Sewaktu saya dikantor, saya diberitahu tetangga kalau istri saya sedang berselingkuh dengan laki-laki lain di apartemen saya. Karena itu saya langsung ngebut pulang. Sampai di rumah saya obrak-abrik seluruh kamar mencari laki-laki itu. Marah nggak ketemu, saya lempar apa saja yang saya temukan keluar jendela, termasuk koper yang ada di samping tempat tidur. Saking emosinya saya kena serangan jantung."

Malaikat: "Kalau kamu?" (tanya malaikat ke orang kedua)

Orang 2: "Hhh... saya ada di dalam koper yang dibuang tadi..."




Polisi Profesional

Pada suatu hari diadakan kontes POLISI profesional sedunia.
Yang berhak memasuki babak final adalah tiga orang Polisi diantaranya seorang dari Amerika,
Inggris dan Indonesia.

Kasus yang harus mereka pecahkan adalah mengidentifikasi sebuah mummi yang diketemukan di pegunungan Ande

Polisi pertama dari Amerika dengan metoda radio-karbon berhasil mengidentifikasi bahwa si mummi berumur 2222 tahun.

Polisi kedua dari Inggris mengidentifikasi bahwa umur mummi 2222 tahun dan pada waktu meninggal si mummi berumur 22 tahun.

Polisi ketiga dari Indonesia (ktnya dari polresto metro tangerang) berhasil mengidentifikasi sbb:

Usia mummi 2222 tahun. Ketika mati berumur 22 tahun, anak seorang kaya. Penyebab kematian, dibunuh teman sendiri gara-gara rebutan pacar. Tempat kejadian, di halaman sebuah kuil di lereng Pegunungan Andes. Waktu kejadian, senja menjelang matahari terbenam.

Dengan heran si Amerika dan Inggris bertanya, metoda apa yang digunakan Polisi Indonesia sehingga ia berhasil mendapatkan hasil identifikasi yang demikian detail.

"Wow, very simple men!!", tukas Polisi Indonesia dengan senyum meremehkan, "mummi tersebut saya gebukin dan dia mengaku semuanya." SAYA SARANKAN BACA JUGA ARTKEL

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts